Queen Of Qolbu

Semua tentang Hati, Pikiran dan Kenyataan.

Trend facebook dan politik Obama

y186760383035904Facebook SEJAK diluncurkan pertama kali pada tanggal 4 Februari 2004 oleh Mark Zuckerberg sebagai media untuk saling mengenal bagi para mahasiswa Harvard, situs jejaring sosial Facebook langsung melejit. Dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh dari semua mahasiswa Harvard telah mendaftar dan memiliki akun di Facebook. Tak hanya itu, beberapa kampus lain di sekitar Harvard pun meminta untuk dimasukkan dalam jaringan Facebook. Dalam waktu 4 bulan semenjak diluncurkan, Facebook telah memiliki 30 kampus dalam jaringannya. Pada September 2005 Facebook tidak lagi membatasi jaringannya hanya untuk mahasiswa, Facebook pun membuka jaringannya untuk para siswa SMU. Beberapa waktu kemudian Facebook juga membuka jaringannya untuk para pekerja kantoran. Dan akhirnya pada September 2006 Facebook membuka pendaftaran untuk siapa saja yang memiliki alamat e-mail. Tidak ada situs jejaring sosial lain yang mampu menandingi daya tarik Facebook terhadap penggunanya. Pada tahun 2007, terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya. Rata-rata user menghabiskan waktu sekitar 19 menit perhari untuk melakukan berbagai aktifitas di Facebook. Trend Politik Maraknya fenomena trend politik dengan menggunakan media Facebook memang tidak terlepas dari fenomena kemenangan Barrack Obama pada Pemilu Amerika Serikat, berbagai cerita dramatis melingkari kisah kemenangan presiden berkulit hitam pertama di AS tersebut, salah satunya soal keberhasilan Obama menjaring pemilih pemula dan pemilih yang masih ragu-ragu. ”Di Facebook, Obama memiliki 300.000 teman yang terhubung langsung. Sementara Hillary hanya memiliki 30.000 teman,” ujar pakar komunikasi Emerson College’s Department of Communication Studies di Boston, AS, Prof Dr J Gregory Payne, dalam diskusi Guyon Politik Kosong-kosong di Kafe Phoenam, Makassar, awal Desember 2008, sebagaimana dikutip dari Tempo. Meskipun Facebook bukan satu-satunya alat kemenangan bagi Obama, namun tak dapat dipungkiri itu menjadikan trend yang disinyalir kemudian menular kepada trend berpolitik di Indonesia. Namun apakah hal tersebut secara nyata mempengaruhi kegemaran para politisi maupun simpatisan politik untuk ikut serta menggunakan Facebook bagi kepentingan politiknya? Berikut kutipan-kutipan yang berhasil dikumpulkan tim beritabaru.com dari beberapa politisi dan simpatisan terhadap masalah tersebut; “Kalau di amerika cara itu efektif, sebagaimana dibuktikan obama. melalui face book, mailing list, blog. berkampanye lewat internet itu kan istilahnya melalui new media, kalau treditional media itu tv, radio, media cetak, kalau untuk Indonesia, di lihat dulu berapa orang yang akan terjangkau oleh caleg melalui Facebook,” Pakar Komunikasi Politik, Effendy Ghazali “Tidak juga karena Obama, kita tidak usah terlalu muluklah bereferensi ke presiden negara besar. Kita memang sepanjang media itu dibenarkan oleh aturan dan juga itu menjadi tolak ukur kita untuk melakukan kontak dengan masyarakat ya kita gunakan.” Caleg PDIP, dapil DKI Jakarta III, Effendi Simbolon “Kisah suksesnya Barrack Obama melalui Facebook harus menjadi salah satu referensi.” Caleg PAN DPRD DKI Dapil Jakarta Selatan, Wanda Hamidah “Situs jejaring sosial yang kemudian oleh Obama juga digunakan untuk berkampanye dan di Amerika sudah terbukti efektif, saya termasuk yg mendapatkan ilham juga dari Obama .” Caleg Partai Demokrat, DPRD DKI Dapil Jakarta Selatan, Akmal By “Tentu saja kesuksesan Obama di Amerika dalam menggunakan Facebook dan berbagai media baru menginspirasikan kami untuk mengikuti. Apalagi, Facebook menjadi sebuah trend yang sedang sangat booming di Indonesia. Saat wawancara ini, sudah ada 1 juta pengguna Facebook di Indonesia! Walaupun tidak sampai 25% populasi memiliki Facebook (seperti di Amerika), kami tetap go ahead dan serius menggarap new media sebagai medium sosialisasi.” Pelopor Facebook dukungan untuk Prabowo Subianto, Dirgayuza Setiawan. “Indonesia ini kan terkenal latah, tetapi selain itu juga kita harus jeli melihatnya sejauh mana perbedaan antara dunia maya dengan dunia nyata, kita juga harus melihat kinerjanya di dunia nyata, Obama itu kan seperti itu, kinerjanya sama antara dunia maya dengan dunia nyata, Facebook atau yang lainnya hanya semata-mata tools saja, namun ke depannya bagaimana mereka bisa memanfaatkan tools-tools yang ada dengan kinerja mereka” Admin http://www.kampanyeonline.com, Ibrahim Haris. “Terpengaruh secara langsung tidak, Facebook telah menjadi Trend Dunia, sehingga apa yang saya lakukan adalah karena mengikuti Trend Dunia bukan semata – mata terpengaruh Trend Obama saja.” Pelopor Facebook dukungan untuk Sultan HB X, Jun Prasetyo.

Filed under: Internet, , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: